WEEKEND! (seri 2)

Leave a Comment
tes...tes...
semuanya jadi hitam. Aku tak dapat melihat apa-apa. Argghhh...tidaaaakkkk!! Maksudnya "tidak bangun" , hehe, kan saya lagi tidur. Jelaslah gelap.

Tiba-tiba,
kriingg..kringg.. HPku berbunyi. Ternyata SMS dari si Vero.

081000xxx
"pit, jd ngga pg k blck Mx? ortux c cindy dh blk bln? pa qt ngga kmlman nech pgx? vro"

akhirnya saya terbangun. Sudah waktunya shalat maghrib. Lumayan, tidur walau sebentar. Setelah selesai shalat maghrib, saya kirim sms konfirmasi ke Sandy. Dan tak berapa lama balasannya datang. Katanya dia SETUJU.

Saya pun ganti baju. Setelah INI dan ITU. Saya pun siap berangkat. Pas nyari sandal di teras, BUSYEDDD,, sandalku dipakai orang. Jadi dengan segala kerendahan hati (ciee..), saya pun memakai sandal jepit terkenal dari Japan . Swallow! (emang iya?)


"mungkin saya telat. Aku telah membiarkan temanku kecewa karena menungguku terlalu lama!". Kataku dalam hati sambil berjalan. (hehe..oh ya?)

Setelah sampai di kosannya sandy. Ternyata vero udah ada di sana.
Akhirnya kami sepakat berangkat.

Kami naek angkot dari gerbang depan.
Brumm..brum..brumm... Bunyi angkot.
Trus kami ganti angkot lagi dan terakhir naik Metro Mini. Kami betul2 "jalan-jalan". Soalnya waktu kami dihabiskan dijalan. Tanpa diduga, kami sampai ke blok M. Kami memutuskan untuk menulusuri bagian dalam. Ternyata hampir semua toko sudah tutup. Maklumlah, jam sudah menunjukkan keberadaan pukul stgah sepuluh malam. Karena sudah tak ada yang menarik, maka kami memutuskan untuk mencari di penjual kaki lima a.k.a penjual pinggir jalan.

Di toko kaset pertama kami mencari-cari film yang keren. Saat asyik mencari-cari film, tiba-tiba ada yang berkata :
(kira-kira maksudnya seperti ini)

"bilang aja loe kalo gak punya duit. Gak mau beli". Kata si penjaga toko. Berinisal PT. (Penjaga Toko)

Busyatt dah, kasar sekali. Kami tetap melihat dan kami memutuskan membeli 4 buah kaset. Kami ingin membela emansipasi pembeli.
Hidup pembeli!!

Kami ke toko lainnya untuk melihat-lihat kaset.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan lewat pukul sepuluh malam. Kendaraan bukan semakin sepi, justru semakin padat karena orang berebutan untuk pulang. Pemberangkatan Terakhir.

Setelah berdesak-desakan dengan polusi, akhirnya kami duduk juga di metromini 74. Metromininya tak langsung jalan. Tetap menunggu sampai penumpang penuh. (betul2 solidaritas, patut dicontoh). Setelah penuh, akhirnya jalan juga.

ngeeng..ngeng..ngeng..

brem..brem..brem..

Tak terasa, metromininya sampai di SPBU di kebayoran lama. Katanya ini pemberhentian terakhir.
Busyett. Padahal tujuan kami masih jauh.

Akhirnya kami pun turun dan berjalan tanpa tujuan. Kami singgah di kios untuk membeli minuman. Lalu kami bertanya jalan pulang.

Bla..bla..ini..itu..

Yeah,
akhirnya kami tau tujuan kami. Yang jadi masalah lagi, tak ada angkot, bang! Udah jam 10 malam lewat!

Kami berjalan saja terus. Sambil ngerumpi. Dan bertanya yang aneh2. Ehm..ehm..

Tiba-tiba, angkot lewat. Senangnya hati kami. Bagai air di daun talas. ( ??? ). Kami pun naik dan turun di dekat Bintaro Plasa.
Perjalanan masih harus di lanjutkan. Tapi sudah tidak ada angkot lagi. Sudah hampi pukul sebelas.
Kami berdebat dadakan di pinggir jalan. Di dekat penjual bakmi. Dengan judul :

JALAN KAKI ATAU NAIK TAKSI

Perdebatan berlangsung sengit. Tiba-tiba lewat seorang ibu yang membawa karung, ... (maaf, bukan bermaksud menyinggung, maaf).

"jalan kaki aja, saya aja bisa jalan !"
yang jelas ibu itu bilang kalau jarak yang dia tempuh lebih jauh daripada kami. Dan dia cuman berjalan kaki.
Ibu itu juga bilang yang sepatah kata . Saya tidak mengerti. (TIDAK DIPUBLIKASIKAN...).
Tapi Sandy dan Vero ngerti. Dan dia menjelaskannya. Finally, I know THAT!

Perdebatan tak dilanjutkan. Mending naik taksi aja. Lagian dekat!

Akhirnya kami pun pulang.
Vero turun duluan.

Saya dan Sandy tetap jalan hingga tujuan kami. Yaitu kedamaian.
(maksudnya kos kami yang damai).

Finally,
sampai juga.
Saya berpisah dengan Sandy karena sudah tak ada kesamaan lagi.
(maksudnya, kan tidak sama kos, hufh!!).
Saya pun melanjutkan langkah dan..

finally lagi..
Akhirnya sampai kos..

dan the last finally..
TIDUR..

hufh..
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar