malapraktek bukan salah dokter ?

Leave a Comment
"Dokter juga manusia!" kata-kata pamungkas yang diucapkan oleh kaum dokter yang melakukan malapraktek.

Bukan maksud menjelek-jelekkan dokter kok, karena memang tidak semua dokter begitu!
Kembali lagi kepada kodrat dokter sebagai manusia biasa, hal ini lah yang membuat kita (yang bukan dokter) semakin was-was.

Aku pertama kali mengetahui tentang kasus malapraktek waktu umur 6 tahun, membaca kisah seseorang wanita yang didalam perutnya tertinggal gunting operasi (1996).

Naudzubillah....

Udah deh..gak mau bahas kasusnya lagi - NGERI! -

Belum lagi di TV banyak diberitakan bahwa ada dokter yang tidak ramah kepada pasiennya dan memberikan obat yang tidak sesuai dengan diagnosa, belum lagi dokter aborsi, dan lainnya lah.
INILAH KEBERANEKARAGAMAN (mulai dari urusan birokrasi sampai urusan nyawa, semua bisa dipermainkan).

pertanyaan yang mendasar :

KENAPA INI SMUA BISA TERJADI ?

SISTEM PENDIDIKAN DOKTER YANG KURANG BAGUS ?

ATAU SALAH DOKTERNYA SENDIRI ?

Mungkin waktu jadi mahasiswa, kurang belajar (nongkrong, dll)
Ada dokter yang "mungkin" tidak terlalu minat jadi dokter.
(desakan orang tua, ikut-ikutan, OTAK tak sampai tapi DUITnya "sampai" untuk membayar masuk FK)
atau FAKTOR LAINNYA.

Tapi ingat...
Kembali lagi ke FITRAH manusia, no body's perfect.
Kita tidak boleh langsung menjudge buruk citra dokter,
"Dokter mana sih yang mau mencelakakan pasiennya? Apa untungnya buat dia?"
KITA CUMA BISA BERHARAP DAN BERDOA
Smoga kasus malapraktek tidak ada lagi.
AMIEN

*******************
masa harus ke dr.Stone (PONARI "batu celup") ?
itu juga bisa menyebabkan malapraktek,
klo sakit perut siapa yang bertanggung jwab????
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar